|
Menu Close Menu

Diskusi Tiga Jam di Istana, Prabowo Dengarkan Masukan para Tokoh Diplomasi

Jumat, 06 Februari 2026 | 10.00 WIB

 


 Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah mantan menteri luar negeri, mantan wakil menteri luar negeri, serta tokoh senior diplomasi nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026).


Pertemuan yang berlangsung sekitar tiga jam tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Diskusi berlangsung terbuka dan dialogis, termasuk dalam membahas dinamika politik luar negeri Indonesia serta isu Palestina.


Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal mengaku terkejut dengan suasana pertemuan yang dinilainya jauh dari kesan satu arah. Menurutnya, Presiden membuka ruang dialog yang luas dan mendorong pertukaran pandangan secara setara.


“Saya cukup terkejut karena suasana pertemuan sangat terbuka. Diskusinya benar-benar dua arah, tidak bersifat top down,” ujar Dino kepada wartawan usai pertemuan.


Ia menambahkan, berbagai risiko, opsi kebijakan, hingga skenario tantangan global yang berpotensi dihadapi Indonesia dibahas secara terbuka dan ditanggapi langsung oleh Presiden.


“Tidak ada batasan topik. Semua pertanyaan bisa disampaikan dan dijawab secara langsung,” lanjutnya.


Sementara itu, mantan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda menilai pertemuan tersebut memberikan banyak pencerahan, khususnya terkait isu-isu diplomasi yang selama ini bersifat sensitif dan tidak sepenuhnya diketahui publik.


“Ini kesempatan yang sangat berharga karena kami memperoleh banyak informasi dan penjelasan yang sebelumnya tidak kami ketahui,” ungkap Hassan.


Pandangan serupa disampaikan Mantan Menteri Luar Negeri, Alwi Shihab. Ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut memperjelas sikap konsisten Indonesia terhadap perjuangan Palestina.


“Indonesia tidak pernah meninggalkan komitmen terhadap perjuangan Palestina dan tetap menginginkan solusi dua negara. Two-state solution adalah komitmen yang tidak berubah,” tegas Alwi.


Kemudian,  Tokoh Senior Diplomasi, Jusuf Wanandi, menilai Presiden Prabowo telah memberikan penjelasan yang komprehensif dan mendalam. Menurutnya, Presiden bahkan telah menjawab sejumlah isu strategis sebelum pertanyaan diajukan.


“Ini adalah kesempatan yang dibuka Presiden dan harus kita hargai serta manfaatkan bersama,” tuturnya.

Bagikan:

Komentar