REDELONG — Duka pascabencana yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Bener Meriah memantik solidaritas kuat dari para tokoh perempuan daerah. Tak ingin hanya berdiam diri, para "Srikandi" Bener Meriah turun langsung menyisir lokasi terdampak untuk memastikan kebutuhan dasar warga, terutama anak-anak, terpenuhi.
Gerakan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Bener Meriah, Meutia Fauziah, bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Use Ferawati Riswandika Putra.
Pada Rabu (21/1/2026), rombongan menyambangi dua titik krusial: TK Pertiwi di Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, dan lokasi pengungsian di Dusun Pantan Bayur, Desa Meriah Jaya, Kecamatan Gajah Putih.
“Kami sangat prihatin dengan kondisi anak-anak TK Pertiwi yang terdampak musibah. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit banyak meringankan beban mereka,” ujar Meutia Fauziah dengan nada haru di sela penyerahan bantuan.
Fokus pada Pendidikan Anak Usia Dini
Berbeda dengan penyaluran bantuan pada umumnya, misi kali ini memberikan perhatian khusus pada psikologis dan pendidikan anak usia dini. Di TK Pertiwi Lampahan, bantuan yang diserahkan tidak hanya sembako, tetapi juga peralatan sekolah dan Al-Qur’an.
Langkah ini dinilai strategis untuk memulihkan semangat belajar anak-anak yang sempat terguncang akibat bencana, sekaligus memberikan trauma healing melalui pendekatan pendidikan dan keagamaan.
Kolaborasi Lintas Sektor
Aksi solidaritas ini bukan kerja tunggal. Meutia menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan buah sinergi "keroyokan" berbagai elemen organisasi di Bener Meriah.
Turut hadir dalam rombongan tersebut Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD), Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Dharma Wanita Persatuan, hingga Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKKI) dan Badan Wakaf Al-Qur’an.
"Hari ini kami hadir bersama... sebagai wujud solidaritas dan empati terhadap korban bencana," tambah Meutia.
Setelah menyapa anak-anak di TK Pertiwi, rombongan bergerak menembus jalur menuju Dusun Pantan Bayur, Desa Meriah Jaya. Di sana, paket sembako diserahkan langsung kepada para pengungsi yang masih bertahan di lokasi aman.
Upaya kolaboratif para ibu ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan sosial dan memberikan rasa aman, membuktikan bahwa di tengah musibah, warga Bener Meriah tidak sendirian.



Komentar