|
Menu Close Menu

Ribuan Rumah Terendam Banjir, Warga Batang Sempat Mengungsi ke Masjid

Senin, 12 Januari 2026 | 15.58 WIB


 Batang – Suasana khidmat di Masjid Al Ikhlas, RW 05 Karangasem Utara, sempat berubah menjadi posko darurat pada Sabtu malam. Sebanyak 30 warga terpaksa meninggalkan rumah mereka yang mulai terendam air demi mencari perlindungan. Meski situasi sempat tegang, para pengungsi dilaporkan telah kembali ke rumah masing-masing sekitar pukul 21.00 WIB seiring surutnya genangan di titik tersebut.


Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Batang mengakibatkan dua kelurahan di pesisir, yakni Karangasem Utara dan Klidang Lor, terendam banjir dengan kedalaman yang bervariasi.


Karangasem Utara Jadi Titik Terparah


Berdasarkan data yang dihimpun dari BPBD Kabupaten Batang, wilayah Karangasem Utara terdampak cukup luas. Ribuan kepala keluarga harus bersiaga menghadapi luapan air yang masuk ke pemukiman.


Kepala Pelaksana BPBD Batang Wawan Nurdiansyah mengonfirmasi sebaran wilayah yang terdampak cukup masif di beberapa RW yakni RW 03 hingga RW 09: Mencakup ribuan jiwa yang terdampak, dengan total akumulasi mencapai 2.946 KK atau sekitar 11.784 jiwa.


“Ketinggian Air: Genangan air terpantau sangat dinamis, mulai dari semata kaki hingga mencapai dada orang dewasa. Kedalaman air banjir dari 10 cm hingga 120 cm,” katanya saat ditemui di Kelurahan Karangasem Utara, Kabupaten Batang, Sabtu (10/1/2026) malam.


Klidang Lor Turut Tergenang


Kondisi serupa juga menyelimuti Kelurahan Klidang Lor. Air dilaporkan meredam wilayah RW 02 dan RW 03. Di sana, diperkirakan ada 600 KK dengan total 2.400 jiwa yang terdampak luapan air dengan ketinggian yang sama, yakni mencapai 1,2 meter di titik terdalam.


Situasi Terkini


Meskipun ribuan jiwa terdampak, evakuasi terkonsentrasi di Masjid Al Ikhlas bagi warga yang rumahnya terendam cukup tinggi. Beruntung, kondisi cuaca dan debit air yang mulai melandai memungkinkan warga untuk kembali melakukan pembersihan rumah lebih awal.


“Warga yang mengungsi 30 jiwa di Masjid Al Ikhlas (RW 05), jam 21.00 WIB sudah kembali ke rumah masing-masing,” terangnya.


Saat ini, petugas BPBD masih terus bersiaga di lapangan untuk memantau perkembangan cuaca dan membantu warga yang membutuhkan evakuasi lanjutan jika debit air kembali meningkat.

Bagikan:

Komentar