Bogor – SMP Negeri 1 Bogor siap menyambut pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijadwalkan berlangsung pada minggu pertama September 2025. Persiapan teknis maupun koordinasi dengan orang tua siswa telah dilakukan agar program pemerintah ini berjalan optimal.
Kepala SMPN 1 Bogor, Estiza Septiana, menyampaikan pihak sekolah sudah melakukan sosialisasi sejak Agustus dengan mengundang orang tua siswa. “Kami sampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah. Orang tua diberikan keleluasaan untuk ikut atau tidak, tetapi kami mendorong agar bisa memaksimalkan manfaat makanan bergizi yang diberikan,” ujar Estiza, saat ditemui di Sekolah, Jumat (29/8/2025).
Ia mengungkapkan, Berdasarkan pendataan, dari total 936 siswa, sekitar 95 persen dipastikan mengikuti program MBG. Sekolah juga sudah mengantisipasi kebutuhan khusus, seperti siswa dengan alergi makanan atau yang terbiasa membawa bekal dari rumah. “Respon orang tua sangat positif. Hanya sebagian kecil yang memilih tidak ikut, selebihnya mendukung penuh,” tambahnya.
Estiza juga menjelaskan, untuk memastikan distribusi makanan berjalan lancar, SMPN 1 Bogor telah menyusun mekanisme khusus. Makanan akan didistribusikan dari penyedia ke titik tertentu, lalu dibagi ke setiap kelas dengan bantuan petugas sekolah. Dengan sistem ini, siswa tidak perlu naik turun lantai untuk mengambil makanan.
“Setiap kelas akan disiapkan meja khusus untuk menaruh makanan sesuai jumlah siswa. Setelah makan, siswa mengembalikan wadah ke meja itu. Kami juga sudah menugaskan wali kelas untuk memantau pelaksanaan, bahkan dibuatkan SK agar jelas tanggung jawabnya,” jelas Estiza.
Ia menambahkan, sekolah juga sudah berkoordinasi dengan penyedia dapur untuk memastikan menu yang disajikan sesuai standar gizi dan dapat diterima siswa. “Harapan kami, program ini bisa membantu terutama bagi anak-anak afirmasi dan zonasi agar kebutuhan gizinya lebih terjamin,” kata Estiza.
Dengan persiapan matang ini, SMPN 1 Bogor optimistis Program MBG akan berjalan lancar dan memberi manfaat nyata bagi peningkatan kualitas gizi sekaligus mendukung proses belajar siswa.
Komentar